Demi apa, kau yang dari madiun mau jauh-jauh pergi k surabaya berangkat jam 12 malam, naik travel mahal hanya untuk menghadiri wisudaku?
Demi apa, kalian yang dari lamongan siang-siang panas-panas berangkat ke surabaya hanya untuk menghadiri wisudaku? membawakan kado permintaanku pula.
Demi apa, kalian yg harus mempersiapkan wisuda untuk besok, malah datang untuk menyambutku?
Demi apa, kau yang sudah lelah bekerja, malah menghabiskan waktu istirahat untuk menyambutku?
Demi apa, kalian yang banyak kerjaan, banyak tugas, malah lembur gak tidur membuatkan hadiah untukku?
Demi apa, kalian yang belum berpenghasilan, yg masih banyak sekali kebutuhan, malah mengumpulkan uang untuk hadiah wisudahku?
Demi apa, kalian yang masih ada amanah dan agenda kegiatan di luar, masih saja menyempatkan waktu untukku?
Demi apa, kalian yang sudah sibuk mengurus keluarga (anak, suami), sibuk ngurus kerjaan, masih aja menyempatkan memberiku selamat?
Demi apa, kau yang lagi di bumi Allah yang lain, masih saja mau mengirim private message untuk memberiku selamat?
Demi apa?
Jika tujuan kalian adalah untuk menyenangkan hatiku, Selamat Kalian Berhasil.
Sungguh aku senang dan terharu dengan semuanya. Kini kurasakan betul betapa kalian mencintaiku.
kata olaf di film frozen, "Hati yang tulus mampu melelehkan hati yang keras"
Terima kasih atas hati tulusnya, Hatiku Meleleh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar