Minggu, 20 Juli 2014

Teman Juangku, Kalian Kemana?

Aku merindukan Kalian semua.
aku merindukan pertemuan singkat kita tiap jumat itu, sungguh aku merindukannya, benar-benar merindukannya.
meski hanya segelintir kepala yang hadir disana,
tp aku merasakan getaran nurani orang-orang perindu tegaknya dien Allah di kampus tercinta.
meski sering kali pandangan kita berbeda,
tp hati kita tak bisa bohong bahwa tujuan kita sama.
meski sering kali merasakan kecewa satu sama lain,
namun aku tau, hatimu masih mau memaksa tubuhmu untuk bergerak, dan tubuhmu pun meng'iya'kannya.

memang bangunan kita tak kuat. memang bangunan kita kropos, bangunan kita bolong.
apapun kondisinya, itu bangunan kita kawanku.. bangunan yang kita tegakkan bersama. yang kita sokong bersama.
memang bangunan kita tak bisa melindungi penghuninya dari hujan
memang bangunan kita tak bisa melindungi penghuninya dari sengatan matahari,
memang bangunan kita tak memberikan kenyamanan bagi penghuninya,
tapi setidaknya bangunan itu tidak roboh karena angin,
atau bahkan roboh dengan sendirinya.
kita telah berhasil terhindar dari itu kawan.

kawanku, masih adakah bahan baku yang menguatkan bangunan itu,
masih tersisa kah? masih kau simpan kah? apa sudah kau buang jauh2?
masih adakah ukhuwah kita yang tersisa?

ingin sekali ku menyapamu untuk sekedar tau kabarmu,
kabar amanah-amanah barumu,
kabar tugas akhirmu..
semoga kau dan amana-amanahmu, dan tugas-tugasmu baik-baik saja.
semoga segala urusanmu dimudahkan olehNya,
sebagaimana kau memudahkan jalannya agama Allah masuk di kampus kita.

kawanku, maafkan aku.
jika selama kau jadi teman juangku, bahkan mungkin sampai sekarang, tanganku belum sampai pada tubuhmu.
hingga ukhuwah ini tak sampai pada hatimu.
hingga tak lagi kita rasakan indahnya ketika kita tak lagi dalam amal jamai ini.

harapku, semoga kita dipertemukan lagi bersama dalam surgaNya. Aamiiiiin
kalau pun kau tak menemukanku, tolong tanyakan pada Tuhanku, dimanakah aku..

Aku merindukan kalian, kawanku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar