Ketika ku menuliskan ini, air mataku keluar mendahului kata-kataku. sampai beberapa menit laptop ini saya biarkan menganggur, dengan halaman entri blogger yang masih putih. sesak rasanya dada ini mengingat kesalahan kesalahan masa lalu. aku yang belum bisa melakukan yang terbaik untuk kalian. aku yang belum bs mencurahkan cinta terbaikku untuk kalian. aku malu.
setelah melihat isi dari salah satu blog tentang sahabat2 langit, aku jadi ingat kalian.
kalian yang kemaren2 kujarkomi untuk hadir sabit, upgrading.
kalian yang kemaren2 kuminta membantu acara INTAN1&2,
kalian yang kemaren2 sering terkena omelanku karena tidak tepat waktu,
kalian yang kemaren2 sering kubicarakan karena kekecewaanku akan kerjamu.
atau lebih singkatnya kalian yang selalu aku repotkan.
jikalau jari ini bisa mengetik otomatis menggambarkan perasaanku sekarang, mungkin blog ini tak akan dapat menampungnya. tulisan ini pun hanyalah sebagian kecil yang bs aku utarakan akan perasaanku.
kalo boleh aku simpulkan sejuta kata yang ada di dada ini adalah, Aku Merindukan Kalian.
ditengah rindu yang tak dapat terbendung ini, aku mencoba berpikir, kenapa gerangan jamaah ini hanya sampai disini? kenapa hanya sampai ketokan palu atas diterimanya LPJ kepengurusan kita?
teman temanku, kalian tidak nyaman ya disini? kalian tidak mendapatkan cinta ya disini?
aku terlalu sibuk dg urusanku sendiri ya? aku terlalu menuntut ya?
AFWAN
Maafkan aku kalau selama ini aku belum menurunkan tanganku untukmu. Maafkan aku yang tidak peka akan kondisimu. Maafkan aku yang tak mampu merangkul tubuhmu. Maafkan aku yang tak pernah menggandengmu.
sekarang aku rasakan kehidupanku tanpa kalian. aku sangat merindukan kalian.
ini sangat kurasakan ketika beberapa minggu yang lalu aku menghadiri acara INTAN. acara yang beberapa kali kita hadir bersama didalamnya. namun aku tak lagi melihat kalian di acara INTAN kali ini. disepanjang perjalanan aku tak kuasa menahan tangisku. sungguh aku merindukan bersama kalian.
Aku mencintai kalian lebih dari yang kau kira. sungguh.
sering kali aku iri dengan jamaah lain ataupun kepengurusan lain yang punya segudang cerita indah saat bersama, yang masih sampai sekarang berlanjut. sungguh cantik ukhuwah mereka.
namun seketika aku tersadar, jamaah ku dulu juga punya cerita seperti mereka kok. hanya saja sekarang sudah banyak yang memang harus meninggalkan, untuk tergabung dalam jamaah dakwah lain dalam ranahnya masing, sesuai profesinya masing.
semoga kalian tetap bersinar di ladang dakwah kalian masing masing, teman temanku. semoga Allah melapangkan dadamu, memudahkan urusanmu, memberi keberkahan yang banyak atasmu.
Aku mencintai kalian lebih dari yang kau kira. sungguh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar